-->

Ads

Cara Menanam Kangkung Hidroponik Sederhana dan Mudah dilakukan

Menanam kangkung secara hidroponik mungkin baru belakangan ini populer di masyarakat, namun sejatinya tanaman kangkung itu sendiri sudah di tanam dan menjadi bagian dari citarasa kekayaan kuliner di indonesia sejak jaman dahulu kala.


Tanaman kangkung sendiri sebenarnya terdiri dari dua jenis, yaitu kangkung air dan kangkung darat, tapi keduanya tidak memiliki banyak perbedaan yang signifikan selain habitat tumbuhnya.


Di beberapa daerah kangkung menjadi salah satu makanan primadona yang banyak di gemari, diolah sebagai cah kangkung misalnya, atau sebagai bahan utama rujak khas cirebon, di buat oseng dan sebagainya, intinya masakan dari kangkung sangat bervariatif, ini membuat kangkung selalu di buru oleh masyarakat dan memiliki pasar yang cukup menjanjikan.


Selain membeli kangkung di pasar. ternyata kamu juga bisa menanam kangkung sendiri di rumah loh, menanam kangkung sebenarnya sangat mudah, kangkung bisa di tanam dengan benih maupun dengan cara stek. namun meskipun mudah menanam kangkung memerlukan ketelatenan dan ketelitian agar panen yang di dapatkan dapat memuaskan kita.


Cara Menanam Kangkung Hidroponik Sederhana

Untuk menanam sayuran kangkung dengan metode hidroponik, kamu tidak harus menggunakan cara yang susah, misalnya dengan menggunakan sistem yang rumit seperti NTF atau sistem lain yang membutuhkan listrik terus menerus dan pemeliharaan yang rumit. menanam kangkung secara hidroponik dapat kamu lakukan dengan cara yang mudah asalkan mengetahui celah dan ilmu untuk perawatannya.


Cara menanam kangkung hidroponik yang akan kita praktekan ini dengan menggunakan sistem sumbu atau hidroponik sistem wick, tenang saja cara ini sangat mudah untuk di aplikasikan oleh pemula, terutama jika kamu baru saja belajar bagaimana cara menanam secara hidroponik.


Kamu bisa memanfaatkan barang bekas untuk menanam kangkung secara hidroponik terutama sistem wick ini, misalnya menggunakan gelas air mineral bekas, atau dengan menggunakan botol minuman bekas, intinya kamu memiliki tempat penampungan air dan tempat untuk menanam kangkung.


https://humbede.com/39958/cara-menanam-kangkung-dengan-metode-hidroponik.html

Jika kamu masih bingung, mungkin lebih dulu kamu harus membaca artikel tentang hidroponik sistem wick. jika sudah, kita lanjutkan bagaimana cara menanam hidroponik kangkung secara mudah, silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini :


Cara menanam Kangkung Secara Hidroponik Sistem Wick

Alat dan bahan

Untuk menanam kangkung secara hidroponik, kamu bisa menggunakan alat dan bahan yang akan saya list di bawah ini :

  • net pot
  • penampung air
  • tetekan netpot
  • kain flanel
  • nutrisi AB mix
  • Air
  • Bibit kangkung


Cara Membuat Hidroponik sederhana dari barang bekas. dari tutorial tersebut kamu bisa mengaplikasikannya untuk menanam kangkung, atau kamu bisa juga melanjutkan dengan cara ini.


Memilih Benih Kangkung Berkualitas

Sebelum menananm benih yang kamu beli dari toko atau online shop, kamu bisa mengecek kualitas bibit kangkung yang terbaik dan berkualitas rendah, ini akan berguna untuk kamu karna bibit kangkung berkualitas akan memiliki daya kecambah yang lebih baik. lalu bagiamana cara memilih benih kangkung berkualitas.


Cara memilih benih kualitas terbaik ini mudah saja, kamu hanya perlu menggunakan air dan wadah transparan seperti gelas atau mangkung. masukan air kedalam mangkung atau wadah tersebut, lalu masukan benih kangkung yang kamu miliki, adauk-aduk dan lihat dengan teliti, kangkung yang tenggelam merupakan biji denga kualitas yang baik, namun sebaliknya, biji kangkung yang mengapung merupakan biji dengan kualitas yang rendah.


Cara menyemai benih kangkung

Seelah mendapatkan benih dengan kualitas terbaik, langkah selanjutnya adalah memulai proses penyemaian. kamu bisa menggunakan rockwoll atau dengan menggunakan tisue. saya sangat merekomendasikan untuk menggunakan rockwall. berikut ini caranya:

Potong rockwall menjadi seperti dadu berukuran sebesar lubang netpot yang kalian gunakan, misalnya persegi 5x5.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxE_nx5KWRcJ4zDoc2HqX4UUekt_aOCK2crFWi0DuJITvOlLOkPSaydMg_V6H9MuhFm5USnVzhLQdfbRbW8TFeXdG3XQYpxt8HBNV46hFMaXC5mydLyhS9HacS1ULu2Vm1U0AmFd0EOhk/s1600/kangkung+biji.jpg


Basahi rockwoll tersebut hingga lembab. ingat cukup hanya lembap. beberapa petani kangkung hidroponik menggunakan cairan nutrisi untuk metode ini, namun saya menyaraknak anda untuk menggunakan air bisa saja. kamu bisa membuat rockwol menjadi basah menyeluruh dengan cara menyemprotnya dengan air.


Letakan semaian kangkung tersebut pada tempat yang terkena sinar matahari langsung namun tidak terlalu terik, sinar mathari pagi selama 3 jam.


Setelah satu minggu kangkung bisanya sudah siap di pindahkan kedalam netpot.


Cara Memindahkan Benih Kangkung ke Net Pot

Jika tanaman kangkung kamu sudah berkecambah dengan baik dan memiliki daun yang sehat, langkah selanjutnya untuk budidaya kangkung hidroponik dengan sistem wick adalah dengan memindahkan bibit kangkung tersebut kedalam net pot caranya adalah sebagai berikut.


Pemindahan ini dilakukan secara teliti dan hati-hati agar tidak merusak tanaman kangkung, cara untuk memindahkan benih atau bibit kangkung ini bisa dilakukan dengan cara memindahkan rockwoll kedalam netpot secara langsung,. jika netpot yang kamu gunakan belum terpotong sempurna, maka sekarang potonglah netpot tersebut hingga terpotong sepenuhnya, namun jika netpot yang kamu gunakan sudah terpotong dengan baik, maka langah selanjutnya yang penting untuk kamu lakukan adalah langsung memindahkan benih tersebut dalam netpot yang sudah di persiapkan.


Pastikan netpot yang kamu gunakan sudah di pasang dengan sumbu kain flanel yang akan menjadi media rambatan air menuju akar sebelum akar tanaman kangkung dapat menjangkau air dengan sempurna.


Setelah memindahkan bibit kangkung kedalam pot selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah mengisi wadah netpot dengan air yang di campur dengan nutrisi ABMIX.


Isi air dalam wadah setengah saja, namun perlu di perhatikan bahwa kangkung merupakan tanaman yang boros air, jadi pastikan untuk selalu mengecek ketersediaan air dalam wadah penampungan karna jika jumlah airnya habis, tanaman kangkung akan layu dan tidak sehat.


Perawatan Kangkung Hidroponik

Cara merawat kangkung hidroponik ini sangat mudah, bahkan bisa di bilang jika kangkung hidroponik memiliki kualitas yang lebih baik daripada kangkung yang di tanam di tanah karena kangkung hidroponik konon lebih sehat dan lebih enak dimakan.


Kangkung hidroponik akan lebih bersih daripada kangkung yang di tanam di tanah, hal ini membuat tanaman ini lebih sedikit terserang hama jika di tanam dengan metode hidroponik.


Perawatan yang pasti harus di lakukan adalah mengecek ketersediaan air di wadah penampungan air, dan mengecek secara berkala kadar ppm yang terkandung dalam air, selain itu kamu juga bisa melakukan perawatan dengan menyemporotkan pestisida nabati untuk mencegah serangan hama.


Pemanenan Kangkung Hidroponik

Kangkung hidroponik dapat di panen dengan dua cara yaitu dengan mencabut secara keseluruhan atau dengan cara memotong kangkung tersebut sehingga akan bisa di panen lagi jika telah tumbuh kembali.


Pemanenan ini bisa kamu lakukan ketika tanaman kangkung hidroponik kalian mencapai usia 4 sampai 5 minggu setelah tanam. Tanaman kangkung ini memang lebih special daripada tanaman sayuran jenis lain karna masa panennya yang relatif lebih cepat daripada "10 jenis tanaman sayuran yang bisa di tanam di rumah lainnya.


Pemanenan kangkung sangat disarankan dilakukan ketika tanaman ini belum meiliki daun yang menguning atau berbunga, tanaman kangkung yang telah di panen bisa langsung anda oleh menjadi makanan favorit keluarga atau menjadikannya sumber ekonomi dengan cara menawarkannya pada tetangga atau di jual di pasar, cara yang saya rekomendasikan untuk memanen kangkung yaitu dengan cara memotong tanaman kangkung tersebut agar bisa di panen berulangkali.


https://satujam.com/tanaman-hidroponik-kangkung/

Hama dan Hambatan

Menanam kangkung secara hidroponik sebenarnya lebih minim hama dan hambatan yang mengganggu  atau mengurangi panen, namun beberapa hambatan atau hama pasti muncul di setiap metode tanam.


Hama kangkung yang sering menyerang diantaranya adalah hama ulat dan belalang, namun hama ini tidak akan menyerang jika kamu menggunakan green house atau rutin menyemprotkan pestisida organik kepada tanaman kangkung kesayangan.


Keunggulan Dan Kekurangan Menanam Kangkung Sendiri Dengan Sistem Hidroponik Dirumah

Sebelum membahas kelebihan, kita bicarakan dulu soal kekurangannya. beberapa kekurangan menanam kangkung dengan metode hidroponik ini adalah :

  • Boros apabila menggunakan ab mik dengan tidak bijak
  • Membutuhkan proses dan ketelatenan karna tidak langsung membeli di pasar


Kelebihan menanam kangkung secara hidroponik

  • Kangkung lebih sehat
  • Lebih bersih dan terjamin kesehatannya
  • Mudah dilakukan oleh siapapun
  • Mengurangi anggaran biaya bulanan
  • Membuat rumah menjadi lebih segar dan hijau
  • Menambah ketahanan pangan keluargga
  • Dapat dijadikan sarana rekreasi selama dirumah
  • Sebagai media mengajari anak menanam pohon dan merawat lingkungan

LihatTutupKomentar