✔ Modal Awal Usaha Hidroponik

√ Modal Awal Usaha Hidroponik - Belakangan ini tren budidaya tanaman hidroponik atau bertanam tanpa menggunakan media tanah. Terutama bagi mereka yang minim lahan atau berada di kawasan perkotaan. Hanya saja teknologi baru menggunakan sistem hidroponik ini memiliki modal yang lebih besar diawal. 



Karena anda harus mempersiapkan beberapa bahan maupun peralatan agar bisa mulai melakukan budidaya. Lalu berapa besarnya modal untuk melakukan usaha hidroponik ini? Untuk informasi dan penjelasan yang lebih lengkap simak uraian di bawah ini.


Modal Awal Usaha Hidroponik bagi Pebisnis Pemula


Jika membicarakan modal mengenai bisnis budidaya dengan menggunakan teknik hidroponik, sebenarnya biaya yang diperlukan relatif menyesuaikan. Yang dimaksud di sini adalah modal awal usaha hidroponik yang diperlukan untuk budidaya tergantung dari model teknik hidroponik yang diinginkan. 


Tapi perlu diperhatikan, agar model yang dibuat tersebut juga disesuaikan dengan luas lahan untuk tempat melakukan hidroponik. Anda bisa membuat pipa hidroponik sederhana ataupun pipa hidroponik bertingkat untuk jumlah tanaman yang lebih banyak. 


Membuat model hidroponik dengan pipa bertingkat tentunya akan membutuhkan modal awal usaha hidroponik yang juga lebih mahal. Anggaran ini tergantung dari jumlah pipa pvc yang akan dipakai dalam pembuatannya. 


Untuk model hidroponik bertingkat bagi pengusaha pemula, diperkirakan Anda membutuhkan sekitar 1 juta hingga 1,5 juta untuk modal awal. Model ini hanya untuk skala yang terbilang cukup kecil. Tetapi apabila anda ingin mengembangkan usaha hidroponik untuk jual-beli budidaya hasil, sebaiknya buatlah media yang lebih besar. Inilah rinciannya.


Biaya Investasi Budidaya Teknik Hidroponik


Biaya investasi modal awal usaha hidroponik digunakan untuk pembelian alat dan perlengkapan hidroponik secara lengkap yang menunjang kualitas hasil tanaman. Rincian peralatan yang Anda butuhkan meliputi,


Pompa air

Tandon air

Alat NFT

Tray

Sewa lahan

Jaring atau net

Wadah

Pipa pvc

Timbangan

Gunting

Pisau

Timba

Net pot

Sambungan pipa

Selang, dan lain sebagainya. 


Total keseluruhan biaya untuk membeli perlengkapan lengkap di atas sekitar Rp 13 juta tergantung dari toko dan area tempat Anda membeli.


Biaya Operasional Bisnis Hidroponik


Sedangkan untuk biaya operasional yang terdapat dalam usaha tanaman hidroponik, juga perlu Anda perhatikan. Di bawah ini beberapa rincian modal awal usaha hidroponik untuk biaya operasional yang harus Anda persiapkan.


Benih Tanaman Hidroponik

Setelah seluruh peralatan yang dibutuhkan siap, Anda memerlukan bibit tanaman hidroponik yang akan dibudidayakan. Anda bisa memilih benih sesuai pilihan atau kebutuhan, misalnya saja benih cabai, terong, timun, sawi, kangkung, pokcoy, bayam, seledri dan lain sebagainya.


Biaya Perawatan

Untuk perawatan benih yang akan dibudidayakan Anda memerlukan vitamin tanaman, karung, botol plastik bekas atau net pot, media tanam, serta pupuk untuk sayur daun atau sayur buah. Selain itu, Anda juga memerlukan modal awal usaha hidroponik untuk pemberian vaksin tanaman obat-obatan biaya transportasi, air, listrik untuk pengairan dan lain sebagainya. 


Biaya yang dibutuhkan untuk operasional serta perawatan ini diperkirakan sekitar 4 juta per bulannya. Jika diperinci untuk bisnis hidroponik skala seperti ini anda akan mendapatkan omzet sekitar 14 juta yang dipotong 4 juta untuk biaya operasional. Jadi silakan Anda bisa balik modal atau BEP kurang dari 4 bulan sejak awal dimulainya bisnis hidroponik.


Itulah tadi perkiraan modal awal usaha hidroponik yang anda butuhkan untuk berbisnis budidaya tanaman dalam skala rumahan. Anda bisa mencoba untuk skala kecil terlebih dahulu lalu mengembangkannya menjadi lebih besar. Jika berhasil di skala kecil, tentu akan lebih mudah untuk mengembangkan bisnis hidroponik anda





LihatTutupKomentar