✔ Cara Menyemai Bibit Cabe Hidroponik

Cara Menyemai Bibit Cabe Hidroponik Bagaimana cara menanam cabai rawit agar tumbuh subur? Memang ada banyak yang terkadang Gemmes tentang hal ini. Menanam cabai itu mudah. Selain kadang mati sebelum waktunya berbuah, tanaman ini disukai oleh berbagai hama seperti lalat buah. Padahal, cabai rawit sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.


Apalagi dengan rasa pedasnya yang membuat ketagihan dan bisa menambah nafsu makan. Memiliki tanaman ini di samping rumah tentu menjadi sebuah kegembiraan, apalagi jika sewaktu-waktu bisa dipanen. Menanam Cabai Rawit sebenarnya mengandung banyak vitamin yang sangat berguna untuk kesehatan, yaitu protein (15 mg), kalsium (150 mg), Fe (9 mg), Vitamin A (1000 Si), Vitamin B1 (0,5 mg), Vitamin C (10 mg), lemak (11 mg), karbohidrat (33 mg), dan air (8 mg).


Pemilihan benih Pemilihan benih yang berkualitas sangat penting agar tanaman cabai tumbuh dengan baik. Banyak pecinta tanaman merekomendasikan benih cabai berlabel panah merah, namun pengalaman seorang peneliti menarik untuk dicoba. seorang peneliti menabur benih sendiri dari tanaman cabai yang berbuah. Caranya sederhana, yaitu pilih cabai terbesar yang sudah masak di pohon.


Buah pertama memiliki kualitas yang lebih baik, kata seorang peneliti. Setelah itu bijinya diambil atau dipisahkan dari kulitnya. Biji bisa dikeringkan di bawah sinar matahari sebelumnya, tapi bisa juga tidak. Benih yang berkualitas kemudian disemai di bambu setinggi 5 cm menggunakan kompos atau dalam botol bekas. 


Pemindahan benih

bibitonline.com



Setelah bibit tanaman mulai tumbuh dengan ukuran yang cukup, yaitu sekitar empat atau lima helai daun, tanaman cabai dapat dipindahkan. Kira-kira setelah usia dua sampai tiga minggu. Di lokasi penanaman permanen, sudah disiapkan kompos di sekitarnya. Perhatikan juga paving tanah sebelum menanam.


Bagaimana Cara Menanam Cabai Rawit Agar Tumbuh Subur?



Menurut pengalaman peneliti, pada saat musim hujan bedengan dibuat agak tinggi untuk mengantisipasi genangan air. Sedangkan pada musim kemarau, bedengan malah tidak terlalu tinggi bahkan bisa digali langsung di tanah. Pasalnya, pada musim kemarau air relatif rendah. Tambahkan kompos secukupnya untuk penggalian. Tanam benih yang ditransplantasikan di lubang yang berisi kompos.


Kemudian ditutup dengan pelepah batang pisang agar tanaman tetap dingin. Itu dipasang selama sekitar 5 atau 7 hari, setelah itu disisihkan untuk memungkinkan lebih banyak pertumbuhan gratis. Penyiraman Tanaman cabai membutuhkan penyiraman yang cukup karena tanaman ini memang membutuhkan air yang cukup. Penyiraman minimal dilakukan minimal pagi dan sore hari.



Baca Juga : Bisnis Sayuran Yang Menguntungkan


Pemupukan Pengalaman yang menarik adalah tidak mengaplikasikan pupuk kimia, apalagi pestisida, pada tanaman. Pemupukan menggunakan kompos setiap 1 atau 2 minggu setelah tanam. Sementara itu, ia juga memberikan nutrisi pada tanamannya dengan pupuk cair olahannya sendiri yang difermentasi dari kotoran sapi dan bakteri pembusuk.


ketahananpangan.semarangkota.go.id


Namun jika tidak tersedia, kompos sudah cukup untuk memenuhi nutrisi tanaman cabai. Setiap diberikan kompos, mereka juga mengolah di sekitar tanaman. Apabila pohon cabai sudah besar dan sebelum berbuah sebaiknya pucuknya dipotong agar pertumbuhannya tidak menjulang tinggi melainkan bercabang.


Menanam Cabai Rawit dengan cara ini maka buah tanaman akan lebih banyak. Ingat, cara ini dilakukan sebelum buah cabai mengeluarkan buahnya. Agar buah cabe hidroponik tidak berhenti berbuah, perawatannya harus intensif. Setidaknya penyiraman teratur dan pengomposan teratur. Usai panen pertama tetap rawat agar panen berikutnya tetap bisa dinikmati.


LihatTutupKomentar