-->

✔️ Cara Menanam Sayuran Hidroponik Menggunakan Botol Bekas Air Mineral

Cara Menanam Sayuran Hidroponik Menggunakan Botol Bekas Air Mineral Menanam dengan metode hidroponik, mungkin Anda bisa mencoba memulainya dengan menanam hidroponik sederhana terlebih dahulu dengan menggunakan bahan, alat dan bahan sederhana yang mudah Anda temukan di sekitar lingkungan Anda.



Dengan Hidroponik Botol Bekas, ia berhasil mengembangkan berbagai tanaman sayuran berkualitas baik di kebun kecilnya, seperti Kangkung, Sawi, Bayam, Seledri dan Selada. Berbagai jenis sayuran hidroponik miliknya kini menghasilkan pundi-pundi rupiah.





Selain itu, berkebun hideoponik di rumah baginya dapat mendatangkan kebahagiaan tersendiri dan tentunya dapat meningkatkan ketahanan pangan untuk kebutuhan rumah tangga. Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan cara membuat media tanam hidroponik sederhana dengan menggunakan botol bekas. Ada beberapa alat dan bahan yang harus kamu persiapkan sebelum membuatnya, alat dan bahan yang harus kamu persiapkan yaitu:



Botol air mineral bekas, pilih volume 1500 ml (ukuran botol besar).

Cat kayu dan kuasnya, pilih warna gelap seperti hitam, merah tua, hijau tua atau biru tua, kecuali kuning karena akan mengundang hama lalat buah untuk datang.

Kain flanel (akan digunakan sebagai sumbu), biasanya dijual di toko aksesoris dan rajutan.

Nutrisi hidroponik (AB MIX = pupuk khusus untuk budidaya hidroponik).

Media tanam (arang sekam, rockwool, pecahan batu bata, kerikil, pasir jelek, mana yang paling mudah didapat).

Gunting atau pisau cutter, untuk memotong botol menjadi dua (bisa lihat gambar).

Sedotan plastik sebagai media sirkulasi udara di dalam botol untuk memberikan kadar oksigen bagi kebutuhan akar tanaman.

Jika Anda tidak memiliki besi solder, Anda bisa menggunakan paku yang akan dipanaskan untuk membuat lubang pada botol.

Air bersih (disarankan pakai air sumur), bisa juga air dari PDAM tapi harus diendapkan 1 hari dulu biar unsur kaporitnya ada di dasar air.

Bibit sayuran, seperti sawi, pakchoy, caisim, bayam, selada, kangkung




Bagaimana Cara Membuat Hidroponik Sederhana dari Botol Bekas?




Hal pertama yang harus anda lakukan adalah mengecat botol plastik bekas untuk air mineral dengan menggunakan cat warna gelap, atau anda bisa menutup botol tersebut dengan kantong plastik plastik hitam yang kita jumpai, lalu kenapa harus menggunakan warna cat yang gelap, tujuannya agar air ada di dalam botol. 



Botol yang tidak dicat, air akan mudah tumbuh lumut yang dapat mempengaruhi akar menyerap nutrisi dari nutrisi hidroponik yang terlarut dalam air. Setelah anda selesai membuat semuanya, anda bisa langsung menyemai benih atau bibit sayuran atau tanaman yang akan anda tanam dengan menggunakan media tanam botol bekas. 





Sementara untuk bibit tanaman bisa anda beli di toko pertanian terdekat atau bisa anda beli di marketplace yang saat ini banyak tersedia disana. Dengan sudah membuat media tanam hidroponik sederhana dari botol bekas ini, Anda bisa langsung menerapkan teknik bercocok tanam hidroponik di rumah, dan Anda bisa menanam jenis sayuran sendiri di rumah. 


Baca Juga : Pengertian, Sejarah, Metode dan Jenis Media Tanam Hidroponik


Sedangkan hasil panen hanya didistribusikan ke tetangga dan ada pula yang dijual. Harga selada air berkisar Rp 20-30 ribu per kilonya, untuk sawi harganya Rp 10 ribu. Ke depan, saya akan menambah jumlah tanaman dan memperluas lahan, serta tetap menggunakan botol bekas untuk menyelamatkan lingkungan, tentunya karena sampah jenis ini sulit diintegrasikan, Hidroponik Botol Bekas plastik butuh waktu 100 hingga 500 tahun .


LihatTutupKomentar