-->

Ads

✔️ Penanaman Padi Hidroponik

Ingin Menanam Padi Secara Hidroponik? Begini Caranya


Beras merupakan pangan pokok utama yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat Indonesia. Umumnya, padi ditanam di lahan persawahan di pedesaan atau di sentra-sentra produksi di beberapa wilayah. Akan tetapi saat ini, padi juga telah dapat ditanam di areal pekarangan rumah dengan metode tanam hidroponik.


Budi daya padi dengan konsep hidroganik merupakan cara pertanian padi yang memadukan pola budi daya padi dan ikan secara terpadu menggunakan pendekatan organik dalam manajemen haranya, yaitu berasal dari pakan ikan.


Nurwulan Agustiani selaku penanggung jawab tim Family Farming Taman Sains Teknologi (TST) dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi membagikan tips cara menanam padi secara hidroponik di pekarangan rumah.

Padi Hidroponik (Akuaponik)


1. Penyiapan Instalasi Hidroponik

Penyiapan unit instalasi menggunakan pendekatan jarak tanam 25x25 cm. Pengaturan jarak tanam juga dapat menggunakan pendekatan sistem tanam legowo (pola berselang-seling) dengan mengatur jarak antar paralon.


Siapkan paralon ukuran 6 inchi dan rak rangka besi sesuai ukuran lahan yang tersedia. Lubangi paralon, dan perkirakan ½ hingga ¾ bagian netpot dapat tertanam di dalam paralon. Diameter lubang paralon disarankan tidak terlalu lebar karena ukuran netpot cenderung tidak tetap seiring dengan bertambahnya umur dan berat tanaman.


2. Penyiapan Netpot dan Media Tanam

Netpot (wadah media tanam) yang digunakan merupakan netpot hidroponik diameter 10 cm. Agar menghemat biaya, netpot dapat diganti dengan gelas plastik yang dilubangi dengan kisaran diameter yang sama.


Media tanam menggunakan konsep hidroponik, yakni sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1, serta ijuk kelapa untuk pinggiran netpot guna menopang media supaya tidak larut terbawa air


3. Penyiapan Kolam dan Bibit Ikan

Kolam ikan berada di bagian bawah instalasi hidroponik yang memanfaatkan sirkulasi air pada sistem hidroponik padi untuk sirkulasi oksigen bagi ikan.


Kolam dibuat dari terpal yang ditopang dengan rangka besi. Ikan yang dibudidayakan pada metode ini menggunakan jenis ikan nila merah atau ikan mujaer yang relatif tahan terhadap penggunaan pupuk kimia. Pakan ikan yang diberikan setiap hari secara tidak langsung memberikan tambahan hara untuk tanaman padi.

Penanaman Padi Hidroponik


4. Penanaman

Penanaman padi dapat dilakukan dengan menanam benih langsung maupun pindah tanam dengan bibit yang disemai secara konvensional. Gunakan varietas yang cocok untuk kondisi wilayah penanaman atau budi daya.


5. Skema Pemberian Nutrisi

Nutrisi yang diberikan tidak hanya berasal dari pakan ikan, tetapi tetap menambahkan kebutuhan hara makro (N, P, dan K) yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan padi. Perlu digunakan pula kapur untuk mengontrol kestabilan pH (tingkat asam) dalam air.


Kebutuhan unsur hara makro terdiri atas 110 kg/ha N, 36 kg/ha P2O5, dan 60 kg/ha K2O yang dikonversikan per satu luasan unit sistem hidroponik (6 m2) dan diaplikasikan secara bertahap dalam 10 minggu. Pupuk dilarutkan dalam 4800 ml air dan diaplikasikan ke tanaman per minggunya.


6. Pemeliharaan

Sirkulasi air dinyalakan setiap hari pada pukul 08.00—16.00 WIB dan dapat dihentikan menjelang panen.


Kestabilan pH air harus dijaga dengan mengaplikasikan dua karung kapur pertanian yang dimasukkan ke dalam kolam ikan. Satu karung diletakkan dalam kolam dekat pipa outlet dan satu karung dekat pipa inlet. Jika volume air di dalam kolam berkurang, maka lakukan penambahan air ke dalam kolam.

Padi Hidroponik


Pada awal pertumbuhan, dilakukan pemeliharaan paralon seminggu sekali dari kotoran yang menempel di dalam pipa. Semakin tua umur tanaman, volume akar semakin besar dan sudah saling mengikat satu dengan yang lain di dalam paralon sehingga paralon akan lebih sukar dibersihkan.


7. Panen

Melansir dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, panen padi dilakukan seperti pada umumnya, yakni dengan memotong rumpun di pangkal batang. Setelah tanaman dipanen, akan lebih mudah mengambil sisa tunggul dan akar dalam netpot untuk mempersiapkan musim tanam selanjutnya.

LihatTutupKomentar