hUmF2kFFNxUXpHWOJJD4ChZsbOGEuTjmm6eNDkYL

Hidroponik Sistem Kapiler Dengan Alat Yang Simpel

Pembuatan Media Tanam Cara Irigasi Kapiler Dengan Alat Yang Simpel


Ada banyak sekali jenis irigasi untuk diwujudkan cara pengairan untuk media tanam. Salah satunya yakni menerapkan cara irigasi kapiler.


Cara irigasi kepiler yaitu metode pengairan media tanam yang memungkinkan untuk optimalisasi keperluan sumber tenaga air yang jauh lebih baik dari metode pengairan konvensional. 


Dengan cara ini tanaman dapat mengambil jumlah air sesuai yang diperlukan pada ketika yang tepat untuk tumbuh sehingga penerapan sumber daya air tak boros.



Keuntungan yang paling signifikan dari metode irigasi kapiler ini yaitu hemat biaya produksi dalam bidang pertanian sebab sumber energi air layak yang dibutuhkan.


Dengan sistem irigasi kapiler ini kita juga dapat melakukan penyiraman sekalian pemupukan secara berbarengan karena air yang menjadi irigasi tadi telah dicampurkan dengan pupuk sehingga waktu kita tak terbuang untuk 2 hal yang harus dapat dilaksanakan beriringan.


Selama masih ada air didalam daerah penyimpanan metode irigasi, karenanya kita tak usah repot untuk menjalankan penyiraman.


Tempat penyimpanan air untuk metode irigasi kepiler ini paling mudah ialah memakai botol air mineral bekas. Selain murah juga gampang untuk didapat.


Melainkan yang perlu dilihat yakni jikalau mengaplikasikan cara irigasi kapiler ini, air yang akan dialiri wajib air yang telah mengandung pupuk tanaman untuk memberikan nutrisi bagi tanaman.


Berikut sistem membikin sistem irigasi metode kapiler.


1. Sedikan alat dan bahan seperti pisau cutter, gunting, polibag, bibit tanaman, kain flanel, botol bekas dan lainnya seperti yang tampak di gambar.


2. Kemudian botol bekas dijadikan lubang pada komponen bawah botol yang diaplikasikan untuk posisi sumbu. Dan bagian atas botol dihasilkan juga lubang agak kecil sebagai jendela tempat menambah air dan gizi jika nantinya air didalam botol habis.


3. Lalu gunting komponen bawah polibeg, kira-kaprah sebesar leher botol mineral bekas. Lalu komponen botol yang telah dipotong tadi masukkan kedalam lubang untuk daerah melewati kain planel atau sumbu kapiler.



 

4. Selanjutnya selipkan spun dibagian lubang sumbu, agar nanti media yang dimasukkan ke polibeg tidak keluar. Jadi pastikan tak ada lagi lubang.


5. Langkah berikutnya isi polibeg yang telah terpasang kain planel dengan media tanam yang sudah dicampur pupuk dengan perbandingan 1:1(tanah : pupuk sangkar) kemudian lakukan penanaman benih.


6. Langkah selanjutnya botol yang sudah disiapkan diawal tadi,yang telah dilubangi daerah lewat sumbu kapiler dan yang sudah dihasilkan lubang tempat menambahkan nutrisi tadi, diletakan diantara batu, atau ditempatkan pada posisi yang aman dan selanjunya isi wadah botol tersebut dengan air atau gizi.


7. Terakhir tempatkan polibeg yang sudah terpasang kapiler dan telah ditanami benih diatas botol. Dan sumbu kapiler pastikan ideal pada posisi lubang botol daerah air atau nutrisi.


Sumber : https://www.smkn1-xiiikk.sch.id/2021/10/pembuatan-media-tanam-sistem-irigasi.html

Related Posts

Related Posts

Facebook