-->

Ads

✔️ Ukuran Pipa Paralon Untuk Hidroponik

Ukuran Pipa Paralon Untuk Hidroponik  Hidroponik memang bukan teknik baru di dunia pertanian dan sudah banyak orang memanfaatkannya. Meski sudah banyak petani yang menggunakannya, tetapi potensi pengembangan hidroponik di Indonesia masih sangat tinggi. Hal ini dkarenakan pertumbuhan penduduk yang semakin pesat dan meningkatkan kebutuhan pangan.



Apapagi bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Budidaya hidroponik sangat cocok diterapkan di sini. Lantaran kawasan sudah padat oleh pemukiman dan gedung menjulang, sehingga sangat sedikit lahan pertanian. Maka yang terjadi, orang-orang harus mencari suplai bahan makanan dari luar kota dan dengan harga mahal.  Tapi tak perlu khawatir.






Kini Anda dapat menanam berbagai macam sayuran dan buah dengan budidaya hidroponik pipa paralon. Anda tidak memerlukan lahan yang luas untuk menghasilkan lebih banyak tanaman dan cukup memanfaatkan sistem tanam bertingkat. Anda dapat menggunakan pipa paralon yang bisa dibentuk sedemikian rupa. Namun pastikan jika ukuran pipa ideal untuk hidroponik tepat.


Ukuran pipa ideal untuk hidroponik 


Memilih Ukuran Pipa Ideal Untuk Hidroponik

Memilih pipa yang tepat, terkadang memunculkan permasalahan awal saat seseorang ingin menjadi petani hidroponik. Misalnya saja memilih ukuran pipa paralon untuk tempat pengairan nutrisi dalam sistem hidroponik. Pipa ini berguna untuk tempat tumbuhnya tanaman yang akan dibudidaya.



Ukuran pipa ideal untuk hidroponik sendiri adalah sekitar 2,5 inci - 3 inci. Ukuran ini bisa disesuaikan atas kebutuhan tanaman apa yang ingin dibudidayakan. Kebanyakan orang lebih sering memakai pipa dengan ukuran 3 inci. Tapi ada pula yang lebih menyukai pipa berukuran 2,5 inci.



Alasannya pun beragam. Salah satunya adalah harga pipa untuk 2,5 inch dinilai sedikit lebih murah. Selain itu, pemilihan ukuran pipa ini juga bisa disesuaikan dengan tempat penanaman atau ketersediaan lahan. Anda bisa menentukan sendiri berapa anggaran yang dimiliki, serta lahan yang tersedia untuk menempatkan pipa bertingkat tersebut.



Jika dilihat dari segi ukuran dan harga, memang pipa yang lebih besar memiliki harga yang lebih mahal pula. Tetapi memilih pipa dengan ukuran pipa ideal untuk hidroponik yang lebih besar juga memerlukan aksesoris yang makin mahal. Misalnya saja seperti kebutuhan aksesoris knee, dop cap atau pun tutup pipa yang akan digunakan sebagai penutup sambungan.



Beberapa orang atau pun petani hidroponik menganggap bila aksesoris inilah yang membuat biaya pembuatan hidroponik jadi membengkak. Bayangkan saja bila anda membeli pipa sepanjang 4 meter. Lalu Anda memotong ukurannya hingga menjadi 4 bagian yang masing-masing sepanjang 1 meter.



Dengan ukuran pipa ideal untuk hidroponik dan bentuk seperti ini tentu anda memerlukan aksesori yang semakin banyak pula. Misalnya saja pipa penyambung yang difungsikan untuk menyambung potongan potongan pipa tersebut.



Selain kedua hal di atas, dalam memilih ukuran pipa paralon juga harus berdasarkan atas jenis dan ukuran tanaman yang dibudidayakan. Misalnya saja jika anda ingin membudidayakan tanaman bayam, seledri, sawi ataupun pokcoy, pipa paralon berukuran kecil sedang bisa menjadi pilihan.



Tetapi bila anda ingin menanam tanaman seperti cabai, terong maupun timun, sebaiknya memilih ukuran pipa ideal untuk hidroponik yang lebih besar. Karena nantinya, tanaman memerlukan pengairan yang lebih baik agar hasilnya juga berkualitas. Jadi jangan sampai Anda memilih ukuran paralon terlalu kecil untuk tanaman berukuran besar.


Baca Juga : Perbedaan Hidroponik Dan Organik


Itulah tadi informasi penting mengenai ukuran pipa ideal untuk hidroponik yang digunakan untuk hidroponik beserta cara memilih ukuran yang tepat. Pastikan anda menggunakan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. Dengan begitu, hasil panen dari hidroponik akan berkualitas baik.

LihatTutupKomentar